Mon. Nov 28th, 2022
Prof. Moh. Maskan, Dr. Sugeng Hadi Susilo, ST.,MT, dan H Nasiruddin, M.Pd.

Workshop Penguatam Karakter Berbasis Mindset Change di lakukan di SMKS Roudlotun Nasyi’in Pada Hari Kamis, 27 Oktober 2020 di hadiri oleh Kepala Sekolah H. Nasirudin M.Pd dan H. Askamil M.Pd sebagai Pengawas sekolah SMKS Roudlotun Nasyi’in. Menghadirkan 2  pemateri  , Bapak Moh Maskan dan Dr. Sugeng Hadi Ssusilo ST.,MT. Bapak Moh. Maskan menyampaikan materi “Pendidikan Karakter” dalam kesempatannya, beliau menjelaskan bahwa Pendidikan Karakter merupakan usaha sadar yang terencana dan terarah melalui lingkungan pembelajaran untuk tumbuh kembangnya seluruh potensi manusia yang memiliki watak berkepribadian baik, bermoral-berakhlak, berefek positif  yang membangun dalam masyarakat.

Prof. Moh. Maskan Polinema Malang sedang menyampaikan Materi

Pendidikan karakter mempunyai 3 fungsi sebagai pembentukan dan pengembangan potensi, penguatan dan perbaikan serta sebagai fungsi penyaring. Tujuan dari pendidikan karakter yaitu membangun bangsa yang tangguh, dimana masyarakatnya berakhlak mulia, bermoral dan bertoleransi dan bergotong royong. Pendidikan karakter sebagai penguatan dalam membangun bangsa sangat penting dalam proses globalisasi sekarang ini sebagai bentuk penguatan yang positif. Pendidikan karakter di berikan sejak dini untuk menanamkan nilai menghargai dan menghormati orang lain.  Adapun 9 Pilar Karakter diantaranya:

1. Karakter Cinta Tuhan dan segenap ciptaan-Nya

2. Kemandiran dan tanggung jawab

3.  Kejujuran/ amanah, diplomatis

4. Hormat dan santun

5. Dermawan dan suka tolong menolong, gotong royong

6. Percaya diri dan pekerja keras

7. Kepemimpinan dan keadilan

8. Baik dan rendah hati

9. Karakter toleransi, kedamaian dan kesatuan.

Dr. Sugeng Hadi Susilo, ST.,MT memberikan materi Mindset Change

Materi kedua disampaikan oleh Bapak Dr. Sugemg Hadi Susilo ST.,MT yakni tentang perubahan Mindset (Pola pikir). Sebagai pembuka beliau mengatakan bahwa “Sekolah adalah pengubah pola pikir peserta didik”. Mindeset merupakan cara berpikir untuk menentukan sikap maupun pandangan masa depan seseorang atau sikap seseorang yang menentukan suatu respon maupun pemaknaam situasi yang dialami. Bapak Sugeng juga menutirkan bahwa mindset terbagi menjadi dua Grow Mindset dan Fixed Minsed.

Growth mindset merupakan pola pikir yang selalu berkembang dimana pemiliknya percaya bahwa kesuksesan bisa didapatkan melalui kerja keras sedangkan Fixed Mindset merupakan pola pikir yang percaya bahwa kecerdasan atau bakat yang dimiliki sifatnya akan tetap dan tidak akan berubah. Biasanya pemilik pola pikir yang satu ini percaya bahwa bakat yang dimilikinya berkontribusi besar pada kesuksesan tanpa perlu melakukan usaha ekstra atau bahkan bekerja keras.               Guru wajib dibekali dengan pendidikan karakter dan pola pikir karena mereka adalah pilar dalam membangun budi pekerti dan karakter para peserta didik. Jika penanaman karakter dan pola pikir dapat sejalan maka, peserta didik juga akan menjadi generasi yang positif dan dapat menyebarkan nilai-nilai baik dalam pergaulan di lingkungan sebaya maupun dalam masyarakat (Ainun/Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

PHP Code Snippets Powered By : XYZScripts.com
×

Hello!

Apabila ada pertanyaan silahkan WhatsApp atau kirim email ke smkronas@gmail.com

× Hubungi Kami